Showing posts with label Stockist Pupuk Nasa. Show all posts
Showing posts with label Stockist Pupuk Nasa. Show all posts

Cara Budidaya Cengkeh Agar Cepat Berbuah

Posted by HARTINI NASA Monday, 30 October 2017 0 comments
                                           BUDIDAYA CENGKEH 

PENDAHULUAN 

       Cengkeh merupakan salah satu komoditas pertanian yang tinggi nilai ekonominya. Baik sebagai rempah-rempah, bahan campuran rokok kretek atau bahan dalam pembuatan minyak atsirit, namun bila faktor penanaman dan pemeliharaan lainya tidak diperhatikan maka produksi dan kualitasnya akan menjadi rendah.
       PT. NATURAL NUSANTARA berusaha berperan dalam peningkatan produksi secara K-3 kuantitas, kualitas dan tetap menjaga kelestarian lingkungan .


SYARAT PERTUMBUHAN 

      Tanaman tumbuh optimal pada 300-600 mdpl dengan suhu 22-300C, curah hujan yang dikehendaki 1500-4500mm/tahun.
      Tanah gembur dengan kedalaman solum minimum 2m, tidak berpadas dengan pH optimal 5,5-6,5 Tanah jenis latosol, andosoldan podsolik merah baik untuk dijadikan perkebunan cengkeh.

PEMBIBITAN 
  • Buat bedengan untuk naungan dengan lebar 1-1,2m dan panjang sesuai kebutuhan dengan arah membujur keutara selatan. Kanan kiri bedengan dibuat parit sedalam 20cm dan lebar 50cm. Diatas bedengan dibuat naungan setinggi 1,8 m dibagian timur dan 1,2m dibagian selatan, intensitas cahaya 75%.
  • Benih dibenamkan pada media dipolibag ukuran 15cmx20cm (untuk bibit yang akan dipindahkan pada umur 1 tahun) atau ukuran 20cmx25cm (untuk bibit yang akan dipindahkan pada umur 2 tahun) yang bagian bawahnya telah dilubangi 2,5mm dengan jarak 2x2cm. Media yang digunakan pasir halus, tanah, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1, dan berikan 1 pak Natural GLIO per 20-25kg pupuk kandang yang telah jadi dan diperam selama kurang lebih 1-2 minggu. Dan sebelum bibit ditanam siram tanah dengan POC NASA 5ml/lt air atau 0,5 tutup per liter air. Kemudian susun polibag pada persemaian yang telah dipersiapkan. 
  • Penyiraman dilkukan 2x dalam sehari. Penyiangan dilakukan 2-3 kali dalam sebulan disesuakan dengan pertumbuhan gulma. Intensitas naungan perlahan-lahan dikurangi secara bertahap hingga tinggal 40% saat bibit dipindahkan ke lapangan 
  • Pemupukan dengan NPK dilakukan dengan dosis 10gr/pohon/tahun atau dengan Urea , SP-36 dan KCI dengan dosis masing-masing 3,5gr/bibit/tahun. Pupuk tersebut diberikan tiap 3 bulan sekali sedangkan yang didalam polibag diberikan sebanyak 1,5 bulan sekali.
CATATAN : Akan lebih baik pembibitan diselingi/ditmbah SUPERNASA interval 4bulan sekali dengan dosis 1 botol untuk kurang lebih 400 bibit. 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 4 liter (4000ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter diberi 10ml larutan induk tadi untuk penyiraman setiap bibit.

PENGAJIRAN 
      Pengajiran dilakukan pada blok tanaman untuk memudahkan penanaman dengan jarak tanam 8x8m dengan pola bujursangkar atau empatpersegi panjang.

PENANAMAN CENGKEH
      Cangkul tanah yang telah diberi ajir dengan ukuran lubang tanam 75x75x75cm. Lakukan penanaman pada awal musim hujan. Berikanlah pupuk kandang 25-50kg yang telah dicampur dengan 1pak Natural GLIO dan 1,5-2kg dolomit, campur hingga rata. Masukan bibit dan gumpalan tanahnya kedalam lubang hingga batas leher akar. Beri peneduh buatan setinggi 30cm dengan intensitas 50%. Siramkan POC NASA secara merata dengan dosis 2-3 ml/lt air perbibit atau semprot POC NASA dosis 2tutup/tangki. Hasil akan lebih bagus dengan menggunakan SUPERNASA  dengan cara : 1 botol SUPERNASA diencerkan dengan 2 liter (2000ml) dijadikan larutan induk. 
      Kemudian dalam 1 liter air ditambahkan 10ml larutan induk kemudian disiramkan untuk setiap pohonnya.

PEMELIHARAAN TANAMAN
     Pengaturan peneduh dilakukan antara 4-6 bulan sekali. 

PEMUPUKAN 
UMUR  
                          PUPUK MAKRO 
Urea
TSP
KCI
Dolomit
0,5
50
25
35
50
1
100
50
75
100
2
150
75
125
150
3
200
100
150
200
4
500
200
400
400
5
750
300
600
500
6
1000
400
800
750
7
1500
500
1000
1000
8
2200
600
1250
2000
9
2600
700
1500
2500
10
3000
800
1750
2900
11
3500
900
2000
3300
12
3500
900
2250
3800
Catatan : 
Bila diberikan dua periode pemberian pupuk pertama dilakukan awal musim hujan (September- Oktober) dan kedua pada akhir musim hujan (Maret-April) . Dosis tidak mutlak tergantung kondisi tanah setempat.

      Siramkan SUPERNASA (0-4 tahun) dan POWER NUTRITION (diatas 4 tahun ) 1 botol untuk 50-100 pohon dengan dosis 0,5-1 sendek makan per 10 liter air per pohon setiap 3-6 bulan bulan sekali atau dengan dibuat larutan induk sebagai berikut :
1 botol (500gr) SUPERNASA / POWER NUTRITION  diencerkan dengan 5ltr air (5000cc) jadi larutan induk. Kemudian setiap 10 ltr air diberi 50-100cc larutan induk disiramkan disiramkan untuk 1 pohon .
     Semprotkan POC NASA dosis 3-4 tutup sekali hingga umur 5 tahun (selama masih terjangkau alat semprot).


PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT 
  1. Kutu Daun ( coccus viridis) Bagian yang diserang : ranting muda, daun muda,  Gejala : pertumbuhan yang dihisapnya akan terhenti misalnya ranting mengering,daun dan bunga kering, dan rontok . Pencegahan : Gunakan PENTANA+ AERO 810 / Natural BVR 
  2. Penggerak ranting atau batang (Xyleborus sp) Bagian yang diserang ranting/ batang . Gejala : liang gerekan berupa lubang kecil , serangan hebat menybabkan ranting/ batang rapuh dan mudah patah . Pengendalian : Pangkas ranting/ batang yang terserang, Pencegahan gunakan PESTONA atau Natural BVR.
  3. Kepik Helopeltis (Helopeltis sp) Bagian yang diserang : Pucuk atau daun muda. Gejala : Biasanya pucuk akan mati dan daun muda berguguran. Pencegahan : Semprotkan Natural BVR atau PESTONA. 
  4. Penyakit Mati Bujang (Bakteri xylemlilimited bbacterium). Bagian yang terserang : Perakaran, ranting-ranting muda. Gejala : matinya ranting pada ujung-ujung tanaman  Gugurnya daun diikuti dengan matinya ranting secara bersamaan. Pengendalian : Pengaturan drainase yang baik, penggemburan tanah, Pencegahan : kocorkan POC NASA + Hormonik +Natural HLIO 
  5. Penyakit Busuk akar (Pytium rhium rhizoktonia dan phytopthora).  Bagian yang diserang Perakaran . Gejala : pada pembibitan tanaman mati secara tiba-tiba. Pada tanama dewasa daun mengering mulai dari ranting bagian bawah. Pengendalian : bila serangan telah ganas maka tanaman yang terserang dibongkar dan dimusnakan, lubang bekas tanaman berikan tepung belerang 200gr secara merata, isolasi tanaman atau daerang yang terserang dengan membuat saluran isolasi, perbaiki drainase, gunakan Natural GLIO sebelum tanam sebagai Pencegahan. 
CATATAN : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternatif lain bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan perekat perata pembasah AERO 810 dosis 0,5 tutup botol per tangki

PANEN 
    Cengkeh dapat mulai dipanen mulai umur tanaman 4,5-6,5 tahun, untuk memperoleh mutu cengkeh yang baik bunga cengkeh dipetik saat matang petik, yaitu saat kepala bung kelihatan sudah penuh tetapi belum membuka. Matang petik setiap tanaman umumnya tidak serempak dan pemetikan dapat diulangi setiap 10-14 hari selama 3-4 bulan. Bunga cengkeh dipetik pertandan tepat diatas buku daun terakhir. Bunga yang telah dipetik lalu dimasukan kedalam keranjang/ karung kecil dan dibawa ke tempat pengolahan.

PENANGANAN PASCA PANEN CENGKEH
  • Sortasi buah. Lakukan pemisahan bunga dari tangkainya dan tempatkan pada tempat yang berbeda. 
  • Pemeraman . Pemeraman dilakukan selama 1hari ini dilakukan untuk memperbaiki warna cengkeh menjadi coklat mengkilap.
  • Pengeringan. Pengeringan dilakukan dengan mesin pengering yang menggunakan kayu bakar atau bahan bakar minyak. Dapat juga dikeringkan dengan cara alami yaitu pengeringan dengan matahari pada lantai beton agar kadar air menjadi 12-14 %  dan dapat disimpan dan aman dari jamu.
  • Sortasi . : Pada tahap ini cengkeh dipisahkan dari kotora dengan cara ditampi. Kemudian cengkeh yang sudah brsih dimasukan pada kaarung dan dijahit.


Baca Selengkapnya ....

TEKNIS BUDIDAYA LADA DENGAN PUPUK NASA

Posted by HARTINI NASA Wednesday, 11 October 2017 0 comments
BUDIDAYA LADA (Piper ningrum L) 
PT. NATURAL NUSANTARA
STOCKIST NASA H.1339/ DISTRIBUTOR NASA N-388431
SUHARTINI Telp/Sms/Wa : 0857-5692-2292

I. PENDAHULUAN 
Tanaman lada termasuk tanaman rempah yang banyak dikembangkan di Indonesia. PT. NATURAL NUSANTARA berupaya membantu meningkatkan produksi tersebut secara kuantitas, kualitas, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan (Aspek K-3). 



II. SYARAT PERTUMBUHAN 
2.1.1 IKLIM 
  • Curah hujan 2000-3000 mm/ tahun.
  • Cukup sinar matahari (10 jam sehari)
  • Suhu udara 200C-340C.
  • Kelembaban udara 50%-100% lengas nisbi dan optimal antara 60%-80% RH. 
  • Terlindung dari tiupan angin yang kencang. 
2.2. Media Tanam 
  • Subur dan kayanakan bahan organik.
  • Tidak tergenang atau terlalu kering, pH tanah 5,5-7,0. 
  • Warna tanah merah sampai merah kuning seperti podsolik, lateritik, latosol. 
  • Kandungan humus tanah sedalam 1-2,5 m .
  • Kelerengan/kemiringan lahan maksimal kurang lebih  300C. 
  • Ketinggian tempat 300-1.100 mdpl.
III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
3.1. Pembibitan
  • Terjamin kemurnian jenis bibitnya.
  • Berasal dari pohon induk yang sehat.
  • Bebas dari hama dan penyakit.
  • Berasal dari kebun induk produksi yang sudah berumur10 bulan- 3 tahun.( kebutuhan bibit kurang lebuh 2000 bibit tanaman perhektar.).
3.2. Pengolahan media Tanam 
a. Cangkul : pembalikan tanah sedalam 20-30cm.
b. Taburkan kapur pertanian dan diamkan 3-4 minggu. 
Dosis kapur pertanian : 
  • Pasir dan Lempung Berpasir : pH Tanah 3,5 ke4,5 =0,6 ton/ha : pH Tanah 4,5 ke 5,5 =0,6 ton /ha : pH tanah ke 6,5=0,9 ton/ha.
  • Lempung : pH Tanah 3,5 ke 4,5 =0,6 ton/ha : pH Tanah 4,5 ke 5,5= 1,7 ton/ha : pH tanah ke 6,5 = 0,9 ton/ha.
  • Lempung Berdebu : pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha : pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 2,6 ton /ha : pH Tanah ke 6,5 =3,2 ton/ha.
  • Lempung Liaat : pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha : pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 3,4 ton/ha : pH Tanah ke 6,5 =4,2 ton/ha. 
c. Cangkul  2 haluskan dan ratakan tanah, 

3.3. Teknik Penanaman 
  • Sistem penanaman adalah monokultur (Jarak tanam 2m x 2m). Tetapi juga bisa ditanam dengan tanaman lain.
  • Lubang tanamdibuat limas ukuran atas 40cm x 35cm, bawah 40cm x 15cm, dan kedalaman 50cm. 
  • Biarkan lubang tanam 10-15 hari barulah bibit ditanam. 
  • Waktu pananaman sebaiknya musim penghujan atau peralihan dari musim kemarau ke musim hujan , pukul 06.30 pagi atau 16.30-18.00 sore.
  • Cara penanaman : menghadapkan bagian yang ditumbuhi akar lekat ke bawah , sedangkan bagian belakang (yang tidak ditumbuhi akar lekat) menghadap ke atas.
  • Taburkan pupuk kandang 0,75-100 gr/tanam yang sudah dicampur NATURAL GLIO 
  • Tutup lubang tanam dengan tanah bagian atas yang sudah dicampur pupuk dasar : # NPK 20gr/tanam.   # Untuk tanah kurang subur ditambahkan 10 gram Urea, 7 gr SP 36 dan 5 gr KCI pertanam.
  • Segera setelah ditutup disiram SUPERNASA :  ALTERNATIF 1 : 0,5 sdm/5lt air per tanam.  ALTERNATIF 2 : satu botol SUPERNASA diencerkan dalam 2 lt ( 2000 ml) air dijadikan larutan induk . Kemudian setiap 1 lt air diberi 20 ml larutan larutan induk tadi untuk penyiraman setiap pohon.
  • Pememberian SUPERNASA selanjutnya dapat diberikan setiap 3-4 bulan sekali. 

3.4. Pemeliharaan Tanaman 
3.4.1. Pengikatan Sulur Panjang 
           Panjatkan pada tiang panjat menggunakan tali. Ikatkan dengan dipilin dan dilipathingga mudah lepas bila sulur tumbuh besar dan sulur letaknya sudah melekat pada tiang panjat.

3.4.2. Penyiangan dam Pembumbunan 
Penyiangan setiap 2-3 bulan sekali, Pembumbunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan 

3.4.4.Perempelan 
Perempelan atau pemangkasan dilakukan pada : 
  • Batang, dahan, ranting yang tidak produktif, atau terserang hama dan penyakit. 
  • Pucuk atau batang karen tidak memilikidahan yang produktif. 
  • Batang yang sudah tua agar meremajakatanaman menjdi muda kembali
3.4.5. Pemupukan susulan 
=> Penyemprotan POC NASA (3-4 tutup) atau POC NASA (3-4 tutup ) +HORMONIK (1tutup) per tangki 3-4 minggusekali. 
=> Pupuk makro diberikan sebagai berikut ini :
Umur
(bulan)
       Pupuk Makro (gram/pohon)
    Urea
    SP 36
    KCI
   3-4
    35
    16
    20
   4-5
     35
     20
    25
   5-6
     35
     25
    30
   6-17
     35
     30
    35








3.4.6. Pengairan dan Penyiraman 
          Pada musim kemarau penyiraman dilakukan sehari sekali setiap sore, pada musim hujan tidak boleh tergenang.

3.4.7. Pemberian Mulsa 
          Usia 3-5 bulan, beri mulsa alami berupa  daun-daunan tanaman tahunan atau alang-alang.

3.4.8. Penggunaan Tajar (AJIR) 
           Sebaiknya gunakan tajar mati dari bahan kayu. Pangkal tajar diruncingkan , bagian ujung dibuat cabang untuk menempatkan batang lada yang panjangnya melebihi tinggi tajar, panjang tajar 2,5-3m .

3.5. Hama dan Penyakit 
3.5.1. Hama 
  • Hama pPenggerak Batang (Laphobaris piperis) Ciri warna hitam , ukuran 3-5mm. Serangga dewasa lebih suka menyerang bunga, pucuk daun dan cabang-cabang muda. akibat lain bila nimfanya (serangga muda) berupa ulat akan menggerak batang dan cabang tanaman. Pengendali : memotong cabang batang : penyemprotan PESTONA. 
  • Hama Bunga Ciri : serangga dewasa berwarna hitam, sayap seperti jala, terdapat benjolan pada punggungnya, ukuran paanjang tubuh 4,5 dan lebar 3mm. Gejala : serangga dewasa atau nimfanya menyerang bunga berakibat bunga rusak dan menimbulkan kegagalan pembuahan , sikles hidupnya sekitar 1 bulan . Pengendalian : penyemprotan PESTONA , serta dapat juga dilakukan pemotongan pada tandan bunga. 
  • Hama Bunga  Cirinya serangga berwarna hijau kecoklatan, nimfanya tidak bersayap, berwarna bening dan 4 kali ganti kulit Serangga dewasa atau nimfanya menyerang buah sehingga isi buah kosong. Telurnya bisa diletakkan pada permukaan daun atau pda tandan buah, sikles hidupnya cuman 6 bulan. Pengendalian : Musnakan telur diprmukaan daun, cabang dan yang ada tandan buah. Gunakan PESTONA 
3.5.2. Penyakit 
  • Penyakit Busuk Pangkal Batang(BPB)  Penyebab jamur phythopora palmivora varpiperis. Gejala : awal serangan sulit diketahui. Bagian yang mulai diserang pada pangkal batang memperlihatkan garis-garis coklat kehitaman dibawa kulit batang. Daun berubah warna menjadi layu (berwarna kuning). Pencegahan penanaman jenis lada tahan penyakit BPB, Pemberian Natural GLIO sebelum dan sesudah tanam. 
  • Penyakit kuning  Penyebab tidak terpenuhinya sebagai persyaratan agronomis serta serangan cacing halus (Nematoda) Raddhophalus similis yang mungkin berasosiasi dengan  nematoda lain seperti Heterodera SP, M incognita dan Rotylenchus similis. Gejala : Menyerang akar tanaman lada, ditandai menguningnya daun lada, akar rambut mati, membusuk dan berwarna hitam. Cepat lambatnya gejala daun menguning tergantung berat ringannya infeksi dan kesuburan tanaman. Pengendalian : pemberian pupuk kandang , pemupukan tepat dan seimbang, pemberian Natural GLIO sebelum dan sesudah tanam.
CATATAN : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahka Perekat, Perata  AERO 810 , Dosis kurang lebih 5ml (setengah tutup ) per tangki. Penyemprotan herbisida (untuk gulma) agar lebih efektif dan efisien dapat dicampur perekat, perata AERO 810, dosis kurang lebih 5ml (setengah tutup) per tangki. 

3.6. Panen 
3.6.1. Ciri dan Umur Panen Lada
      Panen pertama umur 3 tahun atau kurang. Ciri-ciri tangkainya berubah agak kuning dan sudah ada yang masak (berwarna kuning atau merah) . 

3.6.2. Cara panen Lada
      Pemetikan dari buah bagian bawah hingga buah bagian atas , dengan mematahkan persendian tangkai buah yang ada diketiak dahan. 

3.6.3. Periode Panen Lada
       Periode panen sesuai iklim setempat , jenis lada yang ditanam dan intensitas pemeliharaan .

 Demikianlah Teknis Budidaya Lada Dengan Pupuk  NASA. Semoga bermanfaat untuk meningkatkan hasil panen secara optimal serta meningkatkan kesuburan tanah. Bagi Anda yang membutuhkan Pupuk NASA Untuk Lada, hubungi kami Distributor Resmi NASA N-388431 atas nama Suhartini (Hartini Nasa), Kami juga merupakan Stockist Nasa dengan Kode Stockist H.1339. Telp/Sms/Wa: 0857-5692-2292

Kami juga menerima Pendaftaran Distributor Baru NASA bagi Anda yang berminat dalam pemasaran Pupuk Nasa dan Produk Nasa lainnya. dapatkan keuntungan (laba eceran 20 - 50%) setelah menjadi Agen Resmi NASA.

Baca Selengkapnya ....
Jual Pupuk Nasa | Copyright of GRIYA NASA.

DISTRIBUTOR NASA MAGELANG

Nama: Mei Rohayati
Alamat: Dsn. Semalen RT.003 RW.002
Desa Ngadirojo, Kec. Secang
Magelang (Jl. Alternatif Temanggung)
HP: 0858-7854-7715
BBM: D15B018A

DISTRIBUTOR NASA SEMARANG

Nama: Ari Kristianto
Alamat: Genuk Krajan No.19 Rt.07 Rw.04
Kel. Tegalsari, Kec. Candisari
Semarang
HP: 085-225-959595